Seksyen 1
Peraturan-peraturan ini bolehlah dinamakan Peraturan-Peraturan Makanan
(Pindaan) (No. 2 ) 2020.
/akn/my/act/pua/2020/171
The full official text, structured for quick navigation. Copy any provision or jump straight to a section.
Quick answer
PERATURAN-PERATURAN MAKANAN (PINDAAN) (NO. 2) 2020 is Malaysia P.U. (A), cited as P.U. (A) 171 2020, currently marked in force and first recorded in 2020.
Opening note
Peraturan-peraturan ini bolehlah dinamakan Peraturan-Peraturan Makanan
(Pindaan) (No. 2 ) 2020.
Peraturan baharu 386B
Peraturan-Peraturan Makanan 1985 [P.U. (A) 437/1985] dipinda dengan memasukkan selepas peraturan 386A peraturan yang berikut:
“Minuman beralkohol yang dinyahalkohol
Minuman beralkohol yang dinyahalkohol 386B. (1) Minuman beralkohol yang dinyahalkohol ialah produk daripada minuman beralkohol yang standardnya ditetapkan dalam peraturan 362 hingga 386A, yang kandungan alkoholnya telah dikeluarkan dan yang mengandungi tidak lebih daripada 0.5 peratus isipadu bagi setiap isipadu alkohol.
Minuman beralkohol yang dinyahalkohol boleh mengandungi bahan pemanis yang dibenarkan dan bahan perisa yang dibenarkan.
Standard am bagi minuman beralkohol yang dinyatakan dalam subperaturan 361(2), (2A), (3), (4), (5), (5A),
dan (8) hendaklah terpakai bagi minuman beralkohol yang dinyahalkohol.
P.U. (A) 171 3
Hendaklah ditulis pada panel paparan utama pada label di atas sesuatu bungkusan yang mengandungi minuman beralkohol yang dinyahalkohol, perkataan “dinyahalkohol”
dalam penghurufan yang seragam digabungkan dengan nama minuman beralkohol.
Tidak boleh tertera pada label minuman beralkohol yang dinyahalkohol perkataan—
“sifar alkohol”, “0 alkohol”, “bebas alkohol”,
“tiada alkohol”, “tanpa alkohol” atau apa-apa perkataan atau pernyataan yang mempunyai makna yang sama; dan
“minuman ringan”, “jus” atau apa-apa perkataan atau pernyataan yang menyatakan, membayangkan atau menyifatkan bahawa minuman beralkohol yang dinyahalkohol itu ialah minuman ringan atau jus.” .
Dibuat 22 Mei 2020
[KKM.600-1/1/35 JLD. 2(35); PN(PU2)418/XXVII]
DATO’ SRI DR. ADHAM BIN BABA
Menteri Kesihatan
P.U. (A) 171 4
FOOD ACT 1983
FOOD (AMENDMENT) (NO. 2) REGULATIONS 2020
Opening note
The Food Regulations 1985 [P.U. (A) 437/1985] are amended by inserting after regulation 386A the following regulation:
“Dealcoholised alcoholic beverage
Dealcoholised alcoholic beverage 386B. (1) Dealcoholised alcoholic beverage is a product from an alcoholic beverage where its standard is prescribed in regulations 362 to 386A, its alcohol content has been removed and which contains not more than 0.5
per cent volume per volume of alcohol.
Dealcoholised alcoholic beverage may contain permitted sweetening substance and permitted flavouring substance.
General standard for alcoholic beverage specified in subregulations 361(2), (2A), (3), (4), (5), (5A),
There shall be written in the principal display panel in the label on a package containing
P.U. (A) 171 5
dealcoholised alcoholic beverage, the word “dealcoholised”
in uniform lettering conjoined together with the name of the alcoholic beverage.
There shall not appear on the label of dealcoholised alcoholic beverage the words—
“zero alcohol”, “0 alcohol”, “alcohol free”, “no alcohol”, “non-alcoholic” or other words or expression of similar meaning; and
“soft drink”, “juices” or any word or expression that indicates, suggests or implies that the dealcoholised alcoholic beverage is a soft drink or juices.”.
Made 22 May 2020
[KKM.600-1/1/35 JLD. 2(35); PN(PU2)418/XXVII]
DATO’ SRI DR. ADHAM BIN BABA
Minister of Health