/akn/my/act/pua/2017/250
PERINTAH DUTI EKSAIS (PINDAAN) (NO. 2) 2017
The full official text, structured for quick navigation. Copy any provision or jump straight to a section.
- Type
- P.U. (A)
- Status
- In force
- Enacted
- 2017
- Sections
- 2
Quick answer
About this p.u. (a)
PERINTAH DUTI EKSAIS (PINDAAN) (NO. 2) 2017 is Malaysia P.U. (A), cited as P.U. (A) 250 2017, currently marked in force and first recorded in 2017.
Opening note
Preamble
- PADA menjalankan kuasa yang diberikan oleh subseksyen 6(1) Akta Eksais 1976 [Akta 176], Menteri membuat perintah yang berikut: Nama dan permulaan kuat kuasa
Seksyen 2
Perintah Duti Eksais 2017 [P.U. (A) 92/2017] dipinda dalam Jadual—
(a)
berhubung dengan subkepala 8703.21.90 10, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(b)
berhubung dengan subkepala 8703.21.90 90, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(c)
berhubung dengan subkepala 8703.31.90 10, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(d)
berhubung dengan subkepala 8703.31.90 90, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(e)
berhubung dengan subkepala 8703.40.91 10, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(f)
berhubung dengan subkepala 8703.40.91 90, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
P.U. (A) 250 3
(g)
berhubung dengan subkepala 8703.40.92 10, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(h)
berhubung dengan subkepala 8703.40.92 90, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(i)
berhubung dengan subkepala 8703.50.91 10, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(j)
berhubung dengan subkepala 8703.50.91 90, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(k)
berhubung dengan subkepala 8703.50.92 10, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(l)
berhubung dengan subkepala 8703.50.92 90, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(m)
berhubung dengan subkepala 8703.60.91 10, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(n)
berhubung dengan subkepala 8703.60.91 90, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(o)
berhubung dengan subkepala 8703.60.92 10, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(p)
berhubung dengan subkepala 8703.60.92 90, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(q)
berhubung dengan subkepala 8703.70.91 10, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
(r)
berhubung dengan subkepala 8703.70.91 90, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”;
P.U. (A) 250 4
(s)
berhubung dengan subkepala 8703.70.92 10, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”; dan
(t)
berhubung dengan subkepala 8703.70.92 90, dalam ruang 5, dengan menggantikan perkataan “65%” dengan perkataan “60%”.
Dibuat 29 Ogos 2017
[SULIT KE.HT(96)669/19-8 Klt.3 SK. 17(3); Perb. 0.9060/18(SJ.22) Jld. 3 (SK.1);
PN(PU2)337/XXII]
DATUK SERI JOHARI BIN ABDUL GHANI
Menteri Kewangan Kedua
[Akan dibentangkan di Dewan Rakyat menurut subseksyen 6(2) Akta Eksais 1976]
P.U. (A) 250 5
EXCISE ACT 1976
EXCISE DUTIES (AMENDMENT) (NO. 2) ORDER 2017
Opening note
Preamble
- IN exercise of the powers conferred by subsection 6(1) of the Excise Act 1976 [Act 176], the Minister makes the following order: Citation and commencement 1.
(2)
This Order comes into operation on 30 August 2017.
Amendment of Schedule 2.
The Excise Duties Order 2017 [P.U. (A) 92/2017] is amended in the Schedule—
(a)
in relation to subheading 8703.21.90 10, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(b)
in relation to subheading 8703.21.90 90, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(c)
in relation to subheading 8703.31.90 10, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(d)
in relation to subheading 8703.31.90 90, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(e)
in relation to subheading 8703.40.91 10, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(f)
in relation to subheading 8703.40.91 90, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
P.U. (A) 250 6
(g)
in relation to subheading 8703.40.92 10, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(h)
in relation to subheading 8703.40.92 90, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(i)
in relation to subheading 8703.50.91 10, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(j)
in relation to subheading 8703.50.91 90, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(k)
in relation to subheading 8703.50.92 10, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(l)
in relation to subheading 8703.50.92 90, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(m)
in relation to subheading 8703.60.91 10, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(n)
in relation to subheading 8703.60.91 90, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(o)
in relation to subheading 8703.60.92 10, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(p)
in relation to subheading 8703.60.92 90, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(q)
in relation to subheading 8703.70.91 10, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
(r)
in relation to subheading 8703.70.91 90, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”;
P.U. (A) 250 7
(s)
in relation to subheading 8703.70.92 10, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”; and
(t)
in relation to subheading 8703.70.92 90, in column 5, by substituting for the words “65%” the words “60%”.
Made 29 August 2017
[SULIT KE.HT(96)669/19-8 Klt.3 SK. 17(3); Perb. 0.9060/18(SJ.22) Jld. 3 (SK.1);
PN(PU2)337/XXII]
DATUK SERI JOHARI BIN ABDUL GHANI
Second Minister of Finance
[To be laid before the Dewan Rakyat pursuant to subsection 6(2) of the Excise Act 1976]
Common questions
- What is PERINTAH DUTI EKSAIS (PINDAAN) (NO. 2) 2017?
- PERINTAH DUTI EKSAIS (PINDAAN) (NO. 2) 2017 is Malaysia P.U. (A), cited as P.U. (A) 250 2017, currently marked in force and first recorded in 2017.
- Is PERINTAH DUTI EKSAIS (PINDAAN) (NO. 2) 2017 still in force?
- Yes — PERINTAH DUTI EKSAIS (PINDAAN) (NO. 2) 2017 is currently in force.
- When did PERINTAH DUTI EKSAIS (PINDAAN) (NO. 2) 2017 take effect?
- PERINTAH DUTI EKSAIS (PINDAAN) (NO. 2) 2017 was first recorded in 2017.
- How many sections does PERINTAH DUTI EKSAIS (PINDAAN) (NO. 2) 2017 have?
- PERINTAH DUTI EKSAIS (PINDAAN) (NO. 2) 2017 contains 2 sections.
- Where can I read the official version of PERINTAH DUTI EKSAIS (PINDAAN) (NO. 2) 2017?
- The official text of PERINTAH DUTI EKSAIS (PINDAAN) (NO. 2) 2017 is published at lom.agc.gov.my.